Lelaki Ini Sarankan Mandi Hujan Untuk Segala Penyakit Dan Gangguan Tetapi Adakah Mandi Hujan Ini Sunnah Nabi

Adakah betul kita perlu mandi hujan? Mari ikuti ulasan dari Dr. Abd Rani Osman dan adakah benar ada yang menyatakan mandi hujan ini adalah sunnah Nabi? Mari baca ulasan di bawah.

Kalau Sakit Lepas Mandi Hujan Bukan Kerana Hujan Sebenarnya?

Image may contain: 1 person, standing and outdoor

Kalau hujan turun jangan masuk rumah…tapi mandilah dengannya kerana ini adalah terapi semulajadi Allah berikan untuk makhluknya..Tapi selalu org tua kita melarang kita mandi hujan sbb takut sakit🤕…& larangan itu kita wariskan pula ke anak2 kita…Ini pemahaman yg salah.

.

Kalau sakit lepas mandi hujan tu bukan sbb air hujan tp sebab dalam badan byk benda kotor dan air hujan tu sbg bahan cuci utk membuang semua kekotoran terutamanya gangguan syaitan. Kadangx Allah tunjuk tanda badan kita ada sesuatu melalui kesakitan itu. Kalau kita sakit teruk lepas mandi hujan itu perlu rawatan susulan dgn Ruqyah Syar’iyyah…Salah 1 cara SCAN diri tu adalah dgn Mandi air hujan…ada juga org mandi hujan tak juga sakit2 sbb badannya bebas jin. Alhamdulillah

Mandi Hujan Bukan Sebarangan Ada Caranya

Niat – Niatlah dlm hati sekuatnya & mohon pertolongan Allah utk apa kita mandi hujan…

Cth 1: menghancurkan jin yg zalim ke atas jasad kita (niatkan & mohon pd Allah jadikan air hujan sbg api & asid yg membakar badan jin dlm badan kita.

.

Cth 2: anak degil @ hyperaktif umur (5 thn ke atas) niatkan lembutkan hatinya agar dengar kata2 org tuanya…& dihilangkan gangguan syaitan…org tuanya xperlu mandi hujan cukup memerhatikan & baca ayat2 di bawah sehingga didengari anknya… Dan apa shj niat bergantung penyakit & keluhan masing2.

Berapa Lama Untuk Kita Mandi Hujan?

Biarkan hujan berlalu selama sekurangnya 10 minit barulah kita mandi air hujan. Air hujan yg digunakan utk terapi ini mesti yg turun terus dari langit.Tidak terkena pokok/bumbung atau disambut dgn baldi. Air hujan yg turun sebaiknya hujan yg lebat bukan gerimis.

.

Tadah air hujan dari langit ke bekas kecil utk dibuat minum. In shaa Allah ini jg adalah penawar.

Mulakan mandi sambil membacakan sekurangnya Al Fatihah atau lebih baik lagi dgn ayat2 standard iaitu Ayat Kursi & Al Ikhlas, Al Falak & An Nas. Bonus jika tahu ayat ruqyah yg lain mengikut jenis penyakit.

Baca terus sehingga sekurangnya 15minit-30minit sambil mandi air hujan.

Apa Terjadi Jika Berasa Sakit?

Jika terasa sakit dibahagian badan tertentu tepuk2 dan jika ada rasa mual mau muntah keluarkan jangan ditahan kerana ini tanda ada penyakit/jin yg mau keluar melalui cara ini(cara yg normal & tidak menyakitkan)

.

Sental2 badan seperti menggosok daki di badan.Jika ada penyakit kulit cara ini pun bagus. Selesai mandi badan jangan dilap…kecuali rambut.Biar kering sendiri. Lakukanlah terapi ini selama sekurangnya 3 hari…atau 7 hari berturut.Kalau hujan xturun hari berikutnya nasib lahhh….tunggu lah hujan turun lagi…

Jangan Mengeluh Bila Hujan

Image may contain: 1 person, smiling, outdoor

Lain kali hujan turun jangan mengeluh.Ada manfaatnya bagi org lain.Bagi org yg berakal dgn pemberian Allah akan sentiasa memanfaatkan rezeki Allah.

SUMBER : Dr. Abd Rani Osman

Apakah Benar Mandi Hujan Hukumnya Sunnah?

Apakah Benar Mandi Hujan Hukumnya Sunnah?

Terdapat hadist yang menjelaskan bahwa ketika hujan turun rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam keluar hingga hujan tersebut sedikit membasahi beliau. Sebagian orang mengira bahwa ini adalah sunnah untuk mandi hujan atau berhujan-hujanan. Ini tidak benar karena penjelasan ulama mengenai hadits ini adalah beliau membasahi sebagian anggota tubuhnya saja, bukan seluruh tubuh sebagaimana mandi. Berikut sedikit pembahasan mengenai hal ini.

Adapun haditsnya adalah sebagai berikut,

عن أنسٍ -رضي الله عنه-، قال: أصابنا ونحن مع رسول الله -صلى اللهُ عليه وسلم- مطرٌ، قال: فحسَر رسول الله -صلى اللهُ عليهِ وسلم- ثوبَه حتى أصابَه مِن المطر، فقلنا: يا رسول الله! لمَ صنعتَ هذا؟ قال: “لأنَّه حديثُ عهدٍ بِربِّه تعالى”

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu berkata, “hujan turun membasahi kami (para Sahabat) dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam, maka Rasululullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wasallam membuka bajunya, sehingga hujan mengguyur beliau, maka kami bertanya, ‘Wahai Rasulullah untuk apa engkau berbuat seperti ini?’ Beliau menjawab,

لِأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى

“Karena sesungguhnya hujan ini baru saja Allah ta’āla ciptakan.” (HR. Muslim no. 898).

Mereka memahami bahwa mandi hujan dan berbasah-basah adalah sunnah, padahal yang benar adalah sebagaimana penjelasan ulama bahwa maksud hadits ini adalah menyentuhkan/menyingkap beberapa anggota badan dengan air hujan ketika pertama kali turun.

Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,

قال ابن قدامة : ” فصل ويستحب أن يقف في أول المطر ويخرج رحله ليصيبه المطر

(Berkaitan dengan hadits tersebut, ini adalah) “Pasal disunnahkannya berdiri (di luar) ketika awal turun hujan dan mengeluarkan pelana (kendaraan) agar mengenai air hujan”

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata,

معنى حسر كشف أي كشف بعض بدنه ومعنى حديث عهد بربه أي بتكوين ربه اياه ومعناه أن المطر رحمة وهي قريبة العهد بخلق الله تعالى لها فيتبرك بها وفي هذا الحديث دليل لقول أصحابنا أنه يستحب عند أول المطر أن يكشف غير عورته ليناله المطر

“Makna membuka bajunya adalah menyibaknya, yaitu menyibak sebagian tubuhnya. Dan makna “baru saja Allah ciptakan” ialah penciptaan dari Allah Ta’ala dan maknanya hujan itu adalah rahmat, yakni rahmat yang baru saja Allah ciptakan, maka nabi shallallahu ‘alaihi wa alihi sallam mengambil barakah (tabarruk) dari hujan tersebut. Konten hadits ini menjadi dalil bagi para ulama syafi’iyyah bahwa pada awal turunnya hujan disunnahkan untuk menyibak tubuhnya -selain aurat- sehingga terguyur hujan”.

Pernyataan bahwa disunnahkan berhujan-hujanan adalah hal yang belum pernah kami ketahui dari pendapat para ulama. Demikian, semoga bermanfaat.

SUMBER : Muslim.Or.Id

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*