Mufti WP Memuji Jaringan Syahmi Mirip Seseorang Pemain Bola Lagenda

KUALA LUMPUR: Bukan sahaja mahir dalam hukum hakam syariah, malah Mufti Wilayah Persekutuan sebenarnya bijak membaca strategi perlawanan bola sepak!

Datuk Dr Zulkifli Al Bakri menerusi entri terbaru di Instagram menyifatkan gol disumbangkan Syahmi Safari pada pertemuan timbal balik separuh akhir antara Malaysia dan Thailand ibarat gol yang dijaringkan bekas kapten pasukan Brazil Socrates.

‚ÄúBagi saya, itu antara gol terbaik setakat ini,” jelas Dr Zulkifli dalam status terbarunya di Instagram.

ZULKIFLI: Jangan leka dan terus membina semangat untuk melakar kejayaan yang sudah tertangguh beberapa tahun.

ada masa sama, beliau mengakui sudah menjangkakan kemenangan itu berdasarkan kepada prestasi keseluruhan pemain dan sinergi yang dicipta jurulatih Tan Cheng Hoe.

‚ÄúSyabas dan tahniah! Cuma, jangan leka dan terus membina semangat untuk melakar kejayaan yang sudah tertangguh beberapa tahun. Semoga #HarimauMalaya akan menjadi juara #AFFSuzukiCup2018‚ÄĚ.

Socrates merupakan pemain tengah yang berasal Brazil dan merupakan antara pemain ternama pada 1980an.

Malaysia berjaya mara ke perlawanan akhir Piala AFF Suzuki selepas mengikat Thailand 2-2 dalam perlawanan separuh akhir kedua di Stadium Rajamangala, Bangkok pada Rabu malam.

Malaysia bakal bertemu sama ada Vietnam ataupun Filipina di final nanti, namun ia bergantung pada siapa yang menang dalam aksi timbal balik perlawanan separuh akhir pada Khamis.

Sumber : Astro Awani

Legenda Sepak Bola Brazil, Socrates Tutup Usia

Legenda Sepak Bola Brazil, Socrates Tutup Usia
Socrates ketika aktif membela Brazil. © AFP

Brazil tengah berduka. Salah satu legenda sepak bola mereka baru saja meninggal. Socrates yang merupakan kapten tim nasional Brazil pada Piala Dunia 1982 meninggal di Sao Paulo pada Minggu pagi, 4 Desember 2011.

Mantan pemain Corinthians itu berjuang keras menghadapi infeksi yang dideritanya sejak Kamis malam lalu. Sebelumnya ia sempat diduga keracunan makanan namun ia kemudian langsung dipindahkan ke Unit Pengolahan Intensif setelah diketahui bahwa ia mengalami infeksi. Dinyatakan bahwa bakteri menginfeksi aliran darahnya sehingga menyebar ke seluruh tubuhnya. Usaha keras dari para staff medis akhirnya harus berakhir setelah legenda berusia 57 tahun tersebut akhirnya meninggal.

Ini bukan pertama kalinya Socrates berurusan dengan rumah sakit. Sebelumnya Socrates pernah dua kali dirawat di rumah sakit akibat penyakit usus yang dideritanya. Belakangan diketahui bahwa penyakitnya tersebut akibat kebiasaannya minum alkohol.

Karir Socrates selama menjadi pemain sepak bola sangat bagus. Ia menjadi salah satu pemain yang dipuja di skuad Brazil hingga ia berhasil menjadi kapten tim Samba di Piala Dunia 1982. Ia membela tim tersebut sebanyak 60 pertandingan. Di tingkat klub sendiri Socrates pernah membela Botafogo, Fiorentina, Flamengo, dan Santos.

Sumber : Bola.net

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*